Ada 1.160 Hoaks Corona di Medsos RI, Baru 750 yang Diblokir

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube memblokir 750 hoaks virus corona (SARS-CoV-2) atau Covid-19. Kemenkominfo mendeteksi 1.160 hoaks di kelima media sosial.

Jumlah tersebut merupakan temuan hoaks Kemenkominfo dalam periode 23 Januari hingga 1 April. Kemenkominfo mengajukan temuan hoaks kepada media sosial untuk memblokir hoaks tersebut.

“Platform digital global sudah mulai lebih aktif melakukan proses takedown atau blokir. Kami harapkan agar lebih aktif dan melakukan blokir terhadap seluruh hoaks yang masih tersisa,” kata Menkominfo Johnny G.Plate kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/4).

Johnny mengatakan Facebook menjadi platform media sosial yang memiliki hoaks terbanyak, disusul oleh Twitter. Ada 804 hoaks di Facebook dan ada 340 hoaks di Twitter.

Facebook telah memblokir 627 hoaks dan sedang menindaklanjuti 177 hoaks sisanya. Lebih lanjut Twitter telah memblokir 115 hoaks dan masih menindaklanjuti 225 hoaks.

Di sisi lain, Instagram telah memblokir 4 hoaks dari 10 hoaks, sedangkan Youtube juga telah memblokir 4 hoaks dari 6 hoaks. Total hoaks yang berada di kelima media sosial adalah 1.160 hoaks, 750 hoaks sudah diblokir, sedangkan 410 hoaks sedang ditindakalanjuti.

Johnny lebih lanjut mengimbau agar masyarakat tak menyebarkan hoaks karena melanggar pasal 28 ayat (1) UU ITE. Ia mengatakan Polri juga menindak tegas pelaku penyebaran berita hoaks.

” Polisi baik Mabes Polri dan Polda-Polda  telah melakukan penegakan hukum terhadap pembuat dan penyebar hoaks, 87 orang ditangkap dan 13 diantaranya sudah ditahan, 74 orang tidak ditahan,” kata Johnny.

Sebelumnya,  jumlah sebaran hoaks telah mencapai 1.096.pada 8 April lalu. Sejumlah 359 hoaks sudah diblokir pada saat itu.

sumber : cnnindonesia