Secuil Keindahan ‘Surga’ di Pulau Tailana

0
29

OLEH WANHAR LINGGA, Pegiat Parawista Aceh Singkil dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Banda Aceh melaporkan dari Pulau Banyak, Singkil

KEINDAHAN Aceh Singkil di daratan sudah saya bahas dalam Jurnalisme Warga sebelumnya, yakni tentang pesona Danau Bungara dan Lae Souraya, sungai terpanjang di Aceh. Nah, sekarang mari kita lirik keindahan Kepulauan Banyak juga di Aceh Singkil, tapi berada di kawasan samudra.

Berkunjung ke Aceh Singkil tidak sah rasanya jika tak mengunjungi Pulau Banyak. Pulau yang terdiri atas dua kecamatan, yakni Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat. Luas wilayah Kepulauan Banyak secara keseluruhan mencapai 27,196 hektare (ha). Terdapat 99 pulau di gugusan kepulauan ini, terdiri atas pulau-pulau kecil dan pulau besar yang saat ini menjadi lirikan wisatawan asing karena pesona marinanya yang luar biasa.

Dari 99 pulau yang ada di Kepulauan Banyak, saya berkesempatan mengunjungi Pulau Tailana di Kecamatan Pualau Banyak Barat yang merupakan salah satu pulau eksotik di antara gugus pulau-pulau lainnya di Pulau Banyak. Tailana bagaikan secuil tanah surga yang dionggokkan di tengah samudra Aceh Singkil.

Tailana yang kami kunjungi Sabtu, 15 Juni 2019 ternyata pulau warisan milik Mali yang diwariskan oleh leluhurnya secara turun-temurun, mulai dari tahun 1935, 1952, 1954, dan sejak tahun 1983 dikelola oleh Mali sampai sekarang.

Menurut Mali, keunggulan yang dimiliki Pulau Tailana adalah keindahan koral yang masih asri ditambah deretan pasir putih yang mempercantik keindahan pantai. Mali mengakui, selama ini ia mengembangkan dan membangun Pulau Tailana secara mandiri dan berkelanjutan, belum ada sentuhan dan bantuan dana dari pemerintah.

Mali juga mengaku resah terhadap kesadaran masyarakat yang masih minim menjaga kelestarian dan kebersihan pulau-pulau yang ada di Kepulauan Banyak. Misalnya, belum tumbuh kesadaran mereka untuk tidak membuang berbagai jenis sampah ke laut.

Bagi yang berjiwa petualang dan menyukai pesona marina, Anda bisa menginap di pulau yang molek ini, sebab di sini juga tersedia bungalo (rumah tempat peristrahatan di luar kota domisili).

Sebagai daerah kepulauan, Pulau Banyak memiliki laut yang luas, pantai yang sangat panjang, dan indah. Pantai-pantai di Pulau Banyak tidak kalah memesona dengan pantai-pantai lain yang ada di Indonesia. Pasir putihnya yang begitu lembut, terumbu karang yang masih perawan, deretan pohon nyiur yang rindang semakin menambah keindahan alam Pulau Banyak. Indahnya panorama sejak sunrise hingga sunset juga bisa Anda saksikan di sini dan menjadi tontonan yang sangat mengasyikkan bagi turis mancanegara dan domestik.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Pulau Banyak bisa dicapai melalui Pelabuhan Singkil di Kampung Pulo Sarok via feri dan boat nelayan dengan waktu tempuh 4-5 jam. Dari Kota Medan, Sumatera Utara, Anda bisa menumpang mobil sewa dengan ongkos Rp 110.000/orang yang akan membawa Anda ke Singkil, tepatnya ke Pulo Sarok dengan waktu tempuh delapan jam perjalanan darat.

Jika ingin cepat, Anda juga bisa mengunjungi Singkil via penerbangan Medan-Singkil menggunakan pesawat berukuran kecil dengan harga Rp 140.000 yang akan mengantarkan Anda ke Bandara Syeikh Hamzah Fansyuri di Singkil. Pesawat perintis yang melayani rute ini biasanya terbang setiap Rabu ke Singkil, tapi saat ini sedang tidak ada karena kontraknya dengan Pemkab Singkil sudah berakhir. Kabar terbaru menyebutkan, Pemkab Aceh Singkil sedang melobi maskapai Lion Air untuk melayani rute Medan-Singkil (pp).

Surfing

Jika Anda hobi surfing, di Pulau Banyak terdapat sekitar 12 titik ombak untuk selancar yang cukup panjang dan mencapai ketinggian enam meter, tersebar di Pulau Bangkaru, Ujung Silingar, dan bagian selatan Pulau Tuangku. Titik selancar yang paling banyak dikunjungi oleh peselancar adalah pantai Amandangan dan pantai Pelanggaran di Pulau Bangkaru.

Adalah Marcus Keeshan pada 2001 silam yang pertama kali menemukan ombak Pulau Banyak sehingga menggoda peselancar. Kemudian dia mempublikasikan kedahsyatan ombak Bangkaru sebagai tempat surfing terbaik di dunia.

Menurutnya, ombak di kawasan ini sangat ideal bagi peselancar kelas dunia karena tingginya mencapai enam meter. Begitu pula lokasinya. Airnya dingin, ikan hiu jarang ditemui, tempat berselancar berada satu sampai dua meter di atas karang dan musim selancar relatif panjang.

Snorkeling

Keindahan alam bawah laut Pulau Banyak bisa juga kita nikmati dengan dua cara. Pertama, pada bagian perairan dangkal dengan menggunakan perahu yang lantainya atau bagian dinding bawah perahu itu terdiri atas gelas kaca tembus pandang (bottom glass). Dengan demikian, kita bisa melihat keindahan bawah laut Pulau Banyak.

Kedua, dengan menggunakan perlengkapan menyelam, khususnya untuk tempat-tempat yang dalam yang tidak mungkin dapat dilihat dengan perahu yang lantainya tembus pandang, yaitu peralatan scuba diving.

Area wisata di Pulau Banyak yang sering dikunjungi turis adalah pantai Pulau Tailana, Pulau Panjang, Palambak Besar dan Palambak Kecil, Sikandang , Bangkaru, dan Pulau Pandan.

Nah, tunggu apa lagi? Ayo ke Pulau Banyak! Jangan mengaku orang Indonesia jika belum pernah ke Pulau Banyak. Laut Pulau Banyak menyajikan pemandangan alam yang sangat luar biasa seperti keunikan biota laut berupa terumbu karang dengan flora dan fauna, tumbuhan laut dan ikan karang yang beraneka ragam, warna, dan berbagai ukuran dapat kita temui di sini. Buktikan sendiri!

Sumber : serambinews.com